Gunung Bromo mengeluarkan asap tebal dilihat dari Desa Ngadisari, Sukapura, Probolinggo, Sabtu (27/11/2010). Bromo kembali mengalami erupsi non-letusan akibat naiknya magma ke permukaan pada pukul 05.09 WIB.
PROBOLINGGO, Jawa Timur — Gunung Bromo di Jawa Timur meletus beberapa kali, Minggu (19/12/2010) pagi. Asap berwarna kecoklatan tampak membubung tinggi. Suara ledakan seperti petir terdengar sementara letusan terjadi. Letusan terjadi pukul 08.07 selama sekitar 10 detik. Kolom asap tampak membubung sampai 800 meter-900 meter.
Selang beberapa menit beberapa letusan diiringi suara petir terjadi kembali. Pada saat letusan pukul 08.07, kata Kepala Pos Pengamatan Gunung Bromo Muhammad Syafi'i, amplitudo tremor memang meningkat sampai 35 milimeter. Kendati demikian, status Gunung Bromo masih Siaga (tingkat kedua sebelum letusan).
Warga masih dilarang ke radius 2 kilometer dari kawah meskipun dibolehkan ke lautan pasir. Turis juga masih bisa menikmati letusan Gunung Bromo dari tepian lautan pasir seperti di Dusun Cemorolawang, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo. Minggu pagi, angin bertiup ke timur membuat asap mengarah ke Probolinggo.
